My Story

Virtual Diary

Creative Blog

Liburan Glamping di Jakarta Rasa Bali

by - Oktober 15, 2022


Glamping


Elemen paling dasar dari (keinginan) liburan adalah mencari bahagia. Ada sensasi berbeda sekaligus menaikkan hormon endorfin saat menyiapkan koper, sibuk packing, bersiap untuk memulai perjalanan, menemukan banyak cerita, menyimpan ingatan seru dan mempelajari karakter orang-orang baru yang kita temui.


Cerita seorang kawan mengantarkan saya menjelajah Asha Beach Club & Resort dari sisi pemikiran dan pengalamannya. Cerita sederhana seolah mengajak saya mengintip lokasi wisata yang dibidik dalam jepretan kamera ponsel miliknya.


Saya percaya, bahwa bahagia juga bisa ditularkan dan ditemukan dari sebuah pertemanan baik untuk melihat kehidupan dengan cara pandang baru dan sudut pandang berbeda. 


Antusiasme ceritanya selama liburan, membuat saya larut menyelami perjalanan panjang ke sana. Walau hanya sekedar berupa cerita dibalut foto dan video apik yang ia bagikan saja.   


Melihat hamparan pasir putih dengan gradasi air laut berwarna biru dan hijau yang bersih di Asha Beach Club mengingatkan saya dengan kampung halaman yang dikelilingi laut. Pekarangan rumah penduduk menjadi lebih mewah dan lebih indah dari kota-kota besar yang seringkali saya temui. Bagaimana tidak, pasir pantai yang luas dan hamparan laut yang bermurah hati memberikan limpahan ikan, gurita, kepiting dan udang menjadi pekarangan mereka. Bahagia rasanya, ketika saya ingat pengalaman menombak gurita saat laut sedang surut waktu bertandang ke rumah nenek yang dikelilingi laut dan mendapatkan banyak kepiting untuk dibawa pulang sebaskom besar.


Asha Beach Club & Resort
Photo: @Fennyliemm


Pantai Secantik Bali di Pulau Payung


Jika kalian rindu suasana laut dan liburan ke pantai cantik seindah Bali dan Lombok, bisa kalian temui tak jauh dari kota Jakarta. Tepatnya di Asha Beach Club & Resort yang berada di Pulau Payung, Kepulauan Seribu. Pulau Payung merupakan satu dari empat pulau yang termasuk Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Seribu Selatan. Ada dua nama Payung yang biasa saya dengar, yakni Pulau Payung Besar dan Pulau Payung Kecil yang berada diantara gugusan pulau di kepulauan Seribu. Namun hanya Payung Besar yang dihuni warga dengan penduduk yang tak sepadat pulau Tidung dan Pulau Pari, dimana kedua pulau tersebut sudah pernah saya jajaki. 


Ada banyak kebaikan-kebaikan dan kisah hidup orang lain yang kita temui, layak dikemas sebagai ilmu selama perjalanan. Mungkin alasan ini yang selalu membuat saya menyempatkan diri bercengkrama dan menggulir banyak pertanyaan dengan warga sekitar, terutama kepada tour guide yang membawa kami berkeliling saat berkunjung ke lokasi wisata tertentu. 


Bagi saya, cerita mereka adalah bagian dari buku berjalan yang bisa saya rangkum tanpa harus membacanya. Hanya cukup mendengarkan cerita yang ia bagikan saja dengan seksama untuk diingat lekat-lekat. Saya jadi teringat saat ke Pulau Pari, memori kamera dslr sampai habis, hanya untuk mendokumentasikan video seorang tour guide ketika bercerita mengenai pulau yang ia tinggali, cerita masa kecilnya, keindahan alam pulau seribu dan gugusan pulau diantaranya, hingga ngalor-ngidul membahas politik. Ahaha.


Di Asha Resort Pulau Payung, kalian bisa staycation liburan tropis cantik dan bersantai di pantai yang lebih private. Kontur pasir pantai yang landai dan pasir putihnya yang mempesona menjadi bagian dari daya tarik alami. Tentunya lebih aman untuk bermain air dan berenang. Suasana yang tenang dan relatif sepi, menjadi daya tarik yang diburu sebagai salah satu tempat wisata yang populer dan romantis untuk dinikmati saat ini.


Lokasi Asha Resort menjadi pilihan alternatif bagi kaum urban Jakarta dengan menyajikan one stop destination. Menginap dengan nuansa camping glamor nan mewah. Saat ini hanya tersedia 8 Glamping, sehingga untuk booked dan liburan ke sana harus memerlukan reservasi lebih awal, bahkan sejak 1 bulan sebelumnya. Antusiasme wisatawan yang hendak liburan ke pantai cantik di Pulau Payung, menjadikan penginapan ini selalu dipadati pengunjung. Terlebih kalian akan diberikan kendaraan ATV sebagai akomodasi untuk eksplor lokasi dan berkeliling selama di Pulau Payung. 


Glamping Pulau Payung
Photo: @Fennyliemm


Daya Tarik Asha Beach Club & Resort 


Pemandangan Alam yang Ciamik


Di Sekitar pantai banyak ditemui pohon pinus yang menambah asri suasana pantai, hamparan pasir putih dengan aneka cangkang kerang yang terbawa ombak ke bibir pantai, serta tampilan resort bergaya natural berbahan kayu membuat kalian betah berlama-lama di sini. Bahkan yang tak kalah menarik adalah pilihan menginap di Glamping Camp (Glamorous and Camping) dengan desain minimalis, kamar yang luas dan bersih. 


Ragam Aktifitas Water Sport


Aktivitas water sport yang bisa kalian lakukan untuk menantang adrenalin dalam melengkapi petualangan bahari selama berkunjung ke sini, antara lain: Jet Ski, Kayak, Fishing Spot, Snorkeling, Diving, dan masih banyak lagi. 


Kapal Tenggelam Habitat Baru Bagi Rumah Ikan di Kepulauan Seribu


Hal yang menarik perhatian saya adalah kejutan baru yang akan dilakukan oleh pihak Asha Beach Club & Resort yang hendak dipersiapkan dengan menenggelamkan satu kapal laut yang cukup besar di sekitar area Asha Beach Club & Resort di Pulau Payung untuk menjadikan sebagai rumah dan habitat baru bagi ikan-ikan di perairan Kepulauan Seribu, sekaligus bisa menjadi salah satu objek wisata para Diving. Wah, menarik ya! 


Kuliner


Daya tarik keindahan alam bukan satu-satunya yang dicari, mendapatkan petualangan bahari yang menantang dan mencicipi kuliner dengan rasa bintang 5 ditemani suara deburan ombak, semilir angin laut dan percikan matahari pagi dan sore yang menambah keromantisan. Ada rasa damai yang tidak lepas untuk dinikmati. Menu yang ditawarkan juga beragam dan menghadirkan fasilitas tempat duduk atau area bersantai berupa bean bags, sun lounger, daybeds yang menghadap langsung ke laut. 


Fasilitas & Pricelist 


Menuju ke Pulau Seribu, wisatawan bisa menggunakan kapal motor yang bisa dijumpai di tiga pelabuhan yakni Pelabuhan Kali Adem, Pelabuhan Marina, dan Pelabuhan Tanjung Pasir. 


Jika hendak ke Asha Beach Club & Resort pihak Asha Resort juga sudah menyediakan transportasi penyebrangan seharga 400 ribu/orang (pulang pergi hari senin - jumat) sedangkan hari Jumat - Minggu seharga 550 ribu/orang (Pulang - Pergi) berangkat sekitar jam 11 siang menunggu rombongan lainnya. 


Jika kalian ingin transportasi yang lebih private bersama keluarga, ada pilihan Charter Private Boat dan berangkat dari dermaga di Baywalk Mall, Pluit, Jakarta Utara sehingga bisa datang lebih awal. Namun untuk check in penginapan tetap di jam 2 siang. 


Private Charter Boat (kapasitas 20 orang)

  • Weekday IDR 8.500.000
  • Weekend IDR 9.500.000

(Diluar makan dan menginap di glamping)


Snorkeling & Diving


Ada 4 waktu Diving yang bisa kalian pilih di jam 08.00, 12.00, 14.00, 19.00 (durasi 45 menit) harga 1 juta/orang termasuk dive gear


Untuk snorkeling hanya dua pilihan waktu yang bisa dipilih yaitu 10.00 dan 15.30 (durasi 45 menit)

  • 2 orang seharga 400k/orang
  • 3-4 orang seharga 300k/orang
  • >5 orang seharga 250k/orang

Glamping (breakfast 2 person+Free ATV)

  • Mon - Fri | IDR 1.900.000/night
  • Fri - Sat / Sun - Mon | IDR 2.200.000/night
  • Sat - Sun |  IDR 2.500.000/night


Private BBQ Dinner (2 person)

  • Saver 500 ribu
  • Deluxe 1 juta
  • Premium 1.5 juta

Kepulauan Seribu
Photo: @Fennyliemm


Yes! Liburan seru, Bali Vibes in Jakarta


Sajian liburan seru one stop destination, ternyata bisa kita temui hanya 45 menit saja dari Jakarta. Menginap dengan nuansa camping glamor nan mewah, berkeliling pantai dengan ATV dan menikmati petualangan bahari yang menantang dengan suguhan pantai cantik mirip di Bali.  


Buat kalian yg ingin Liburan tipis ala-ala Bali bisa melancong ke sana. Nama Bali yang begitu besar gaungnya di dunia dengan keeksotisan alam dan budayanya menjadi objek wisata andalan dan favorit untuk dikunjungi. 




Perhelatan Miss Grand Internasional di Bali Kenalkan Budaya Bali dan Meningkatkan Sektor Pariwisata 


Bicara perihal Bali saya jadi teringat kemeriahan Ajang Miss Grand Internasional yang akan dilaksanakan di dua kota:

  • Kota Denpasar (4-14 Oktober 2022)
  • Kota Jakarta (14-25 Oktober 2022)


Sekitar 75 kontestan dari berbagai negara mengikuti perhelatan ini. Semua wanita terlihat cantik dengan warna kulitnya masing-masing, dengan bola mata biru, hitam, coklat dan rasa percaya diri untuk membawa nama baik dari berbagai negara. 


"it's all about the perspective the beauty"


Rangkaian acara pra kontes dan serangkaian agenda Miss Grand Internasional diadakan di Bali dan Jakarta pada 4-14 Oktober 2022 sebelum menuju acara puncak Ajang Miss Grand Internasional pada tanggal 25 Oktober 2022. Tentunya hal ini akan mengangkat wisata Indonesia khususnya Bali dan memperkenalkan budaya negeri sendiri ke kancah Internasional.


JNE


JNE Menjadi Official Logistics Partner Miss Grand International (MGI) 2022


Pada tanggal 7 Oktober 2022 kemarin tepatnya di The Seminyak Resort & Spa, Bali diadakan opening ceremony and gala dinner bagi peserta miss Grand International. Hadir pula Kepala Cabang JNE Denpasar, Alit Septiniwati yang menyerahkan donasi kepada Sanggar Tari Pradnya Sari. Sanggar ini dipilih karena menjadi lembaga yang memfasilitasi anak disabilitas dan anak kurang mampu untuk ikut belajar menari. JNE turut andil menjadi bagian Official Logistics Partner Miss Grand International (MGI) 2022 yang akan digelar di Indonesia pada bulan Oktober 2022.


Budaya Bali


Finalis Miss Grand International 2022 Tampil Elegan dengan Baju Adat Bali


Ajang Miss Grand International 2022 juga menggelar pergelaran bertajuk ‘Bali Agung the Grand Show with Miss Grand International’ yang diadakan pada Selasa, 11 Oktober 2022 di Bali Agung Theater Bali Safari and Marine Park. Lokasi yang cocok untuk menggelar pagelaran karena merupakan tempat wisata sekaligus lembaga konservasi yang fokus melestarikan beberapa satwa-satwa di dunia. Di Bali Safari Park, konservasi satwa menyatu padu dengan budaya khas Bali. 


Pada pagelaran ini para peserta dari berbagai negara beserta 100 penari Bali terlihat mengenakan ragam pakaian tradisional Bali. Koleksi Busana Bali yang ditampilkan dipersembahkan oleh Ni Ketut Arik Wijayanti dari Cahya Dewi didukung Kebaya Bali dengan sentuhan aksesoris oleh Inggi Indrayana Kendran. Payas Agung lengkap dengan prada (serupa stagen) dengan selendang yang disampirkan ke bahu menambah keanggunan dan kecantikan para finalis sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia di mata dunia. Beberapa finalis lainnya bahkan terlihat memakai atasan bermotif batik. Sedangkan bawahan, mereka menggunakan Payas Agung berupa songket khas Bali yang panjang hingga mata kaki dengan warna dan corak khas Bali.


Semoga dengan banyaknya gelaran internasional yang diadakan mampu membangkitkan pariwisata Indonesia dan industri kreatif saat ini. Tentunya JNE mendukung penuh sebagai salah satu perusahaan logistik Nasional berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya sektor UMKM dan ekonomi kreatif.


JNE juga sempat membagikan giveaway 10 tiket gratis bagi 5 pemenang yang beruntung sehingga bisa turut menghadiri Bali Agung The Grand Show with Miss Grand International pada tanggal 11 Oktober 2022 yang dibagikan oleh akun Instagram @jne.denpasar. Selain itu JNE mengundang stakeholder JNE yaitu top member JLC (JNE Loyalty Card), loyal customer, mitra sales counter, pemenang giveaway, karyawan untuk ikut memeriahkan ajang perhelatan Miss Grand International 2022. 


Pemulihan sektor pariwisata Indonesia dinilai menjadi salah satu best practice. Gelaran perhelatan internasional menjadi sinyal positif bagi kemajuan pariwisata Indonesia bahkan menjadi salah satu pendorong bagi sektor parekraf dunia. Sektor pariwisata perlu kita kawal bersama untuk bisa pulih lebih cepat. 




You May Also Like

11 komentar

  1. wow kerennn
    ke sini ah karena jaraknya gak jauh dari Bandung
    harus support destinasi seperti Asha Beach Club & Resort karena auto menunjang UMKM
    sektor ekonomi yang selalu didukung JNE

    BalasHapus
  2. Ngiler banget deh lihat foto-foto ASHA Beach Club & Resort ini. Tampak tenang, damai, bersih dan pas sekali buat penggemar pantai dan laut. Bener. Serasa berada di Bali atau Lombok. Jadi penasaran pengen browsing info-info lengkapnya. Siapa tahu ada rezeki untuk mampir atau menginap disini.

    BalasHapus
  3. Interior resortnya kece kak. Jadi rekomendasi pastinya, apalagi JNE menjadi official partner acara MGI nya di situ ya.

    BalasHapus
  4. foto-foto ASHA Beach Clup & resort cakep semua, terlihat tenang, damai dan bersih, buat rekomendari nih .... siapa tahu ada rezeki bisa nginep sekeluarga disini

    BalasHapus
  5. Masyallah.... Ternyata ada ya pantai secantii itu di Jakarta. Udah kayak Pantai Bali aja. Indah bangett. Jadi pengen liburan kesini juga😍

    BalasHapus
  6. Belum pernah ke Kepulauan Seribu.
    Dan banyak mendapatkan kisah seru seperti dari blog kak Dessy. Jadi kebayang kalau uda berlibur ke Asha Beach Club & Resort, uda happy banget, serasa ke Bali dengan keindahan pantai yang jernih dan fasilitas yang disediakan.

    BalasHapus
  7. Mau juga nih main ke Pulau Payung kemarin gk sempet hanya ke pulau pramuka terus ke pantai paris gosong aja..

    JNE semakin keren peduli sama seni juga

    BalasHapus
  8. Des, aku udah beberapa kali ke Kepulauan Seribu, tapi baru kali ini tahu Asha Beach Club & Resort huhu kemana aja aku. Liat foto-fotonya asli jadi ngiler banget. Pas pula lagi pengen liburan, kayanya ke sini aja deket ya, pengalaman dan rasa bahagia dijamin dapat banget ini.

    Tak berhenti salut pada JNE yang sangat mendukung pertumbuhan ekonomi khususnya sektor UMKM dan ekonomi kreatif.

    BalasHapus
  9. Jadi gak perlu ke Bali nih kalo masih punya bujet tipis, ke Asha Beach Club & Resort dulu aja hehe. Keren euy JNE udah bisa dukung MGI, sukses buat semuanya

    BalasHapus
  10. Jakarta rasa Bali. Indah banget pantainya. Interior glampingnya juga aestetik bnget. Bikin betah buat lama2 liburan di sini.

    Keren JNE sudah support MGI, semoga budaya kita semakin dikenal oleh banyak orang di dunia

    BalasHapus
  11. Wah seru nih kak, bisa glamping di Jakarta tapi serasa di Bali. Semoga suatu hari aq bisa glamping disana

    BalasHapus