My Story

Virtual Diary

Creative Blog

Silent

by - Agustus 20, 2013



Diam, bukan berarti hilang ataupun sekedar hening saja. Ada banyak hal yang ia ajari kepada kita
 tentang menyukai hal-hal sederhana. Supaya kehidupan tidak perlu memperumit keadaannya sendiri. Ia akan menjadi baik, ketika diam punya niat memberikan satu kepala sebuah spasi untuk jeda seseorang kembali berpikir.

Sudah begitu banyak kepala, asik ribut saling mengeluarkan pendapat dan merasa paling benar.

Banyak kepala lupa bagaimana cara mendengarkan supaya paham, 
mengabaikan tiap hal tanpa disaring kemudian langsung memberikan kesimpulan.

Ketika kita berdiri pada titik melakukan kesalahan berulang kali dan mengulangi kesalahan yang sama, tetap saja akan ada banyak maaf keluar seperti biasa. Memaafkan juga bisa lelah untuk disebutkan kembali, tapi kenyataannya, cinta selalu bisa melakukan itu.

Kata bang Tere, kita harus belajar dari pohon-pohon kehidupan. Melupakan adalah salah satu dari dahan pohon cinta, dekat dengan dahan melepaskan. Boleh jadi, besok, atau pun lusa, kedua dahan ini menjadi akibat penting bersatunya cinta. Sayangnya, kedua dahan tadi tidak mampu terlihat oleh kedua orang yang terlalu dekat.

Ketika kita terlalu dekat, ada hari dimana ketika mata bersama otak menjadi peka, kita bahkan mampu melihat banyak tanda yang tak mampu dilihat di kejauhan. Tanda-tanda yang banyak sekali kita tidak mengerti. Tanda-tanda yang rumit. Bahkan sulit dipahami.

Saat sesuatu telah berubah menjadi rumit, jangan salahkan yang namanya cinta, tapi jalan pikiran kita. Karena cinta selalu hadir dalam kehidupan bernama sederhana.







You May Also Like

0 komentar